Tim Kami

Ruth Andriani Purwantari M, Founder KGSB

Selepas menyelesaikan pendidikan dari Fakultas Ekonomi Atma Jaya,  Jakarta pada 1998,  Ruth mengawali karir di dunia radio dan periklanan. Enam tahun berkarir hingga posisi terakhir Media Planner Manager, ia kemudian bergabung dengan salah satu content provider program TV dari Singapura sebagai Senior Account Executive.

Ruth resmi memasuki dunia kehumasan pada 2008 ketiga bergabung dengan sebuah konsultan PR.  Di tahun 2011,  ia memutuskan resign dari posisinya sebagai Associate Director, untuk bergabung dalam perintisan Satkaara Communication dengan posisi Co-Founder dan Senior Advisor.

Ibu satu putra ini memiliki ketertarikan besar terhadap masalah pendidikan, human interest, kesehatan dan lingkungan. Empat bidang inilah yang kemudian ia tegakkan sebagai pilar dalam program sosial Satkaara Berbagi yang diinisiasi sejak 2013. Dalam setiap pelaksanaannya, progam Satkaara Berbagi selalu mengajak para mitra Satkaara untuk ambil bagian dalam core value Satkaara yakni “Berbagi, Berdampak, Bernilai.”

18 Desember 2021, Ruth mewujudkan mimpinya dengan mendirikan Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB). Komunitas yang dibentuk sebagai bagian dari program Satkaara Berbagi tersebut, merupakan wadah untuk memfasilitas para tenaga pendidik melalui kegiatan yang bisa meningkatkan kompetensi dan kapabilitas yang mendukung proses belajar mengajar.

Saat ini, selain menjalankan dan memimpin Satkaara, Ruth juga aktif di beberapa asosiasi profesi. Antara lain sebagai tim humas di Forum CSR Indonesia, serta di Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI) sebagai bendahara umum periode 2024-2027.


Ardyles Faesilio, Ketua KGSB

Lio, begitu ia biasa disapa, memiliki pengalaman cukup panjang di dunia Public Relations. Ia memulai karir kehumasannya di Prasasta Reputation Management sebelum bergabung dengan Satkaara Communications pada tahun 2012.

Saat awal bergabung, Lio mendapatkan tanggungjawab sebagai Koordinator media Monitoring. Kemudian pada 2015, ia diberi tanggungjawab sebagai Head of Media Relation untuk beberapa program komunikasi di industri pasar modal, finance dan pendidikan.

Satkaara memberi banyak kesempatan kepada Lio untuk berkembang. Ia  diberi  kepercayaan sebagai Project Manager untuk menangani beragam program komunikasi klien. Mulai dari bidang politik tingkat Pilkada hingga Pilpres, kemudian industri kesehatan, finance, bursa berjangka, asuransi (konvesional & syariah), e-commerce serta properti. Selain itu, ia juga mendapatkan dan memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan program lomba menulis untuk media. Antara lain lomba menulis di bidang energi terbarukan, kopi, asuransi dan bursa berjangka.

Kemampuannya berorganisasi semakin terasah setelah membantu membangun komunitas media untuk bursa berjangka di 6 kota besar di Indonesia sepanjang 2017-2018. Ia juga terlibat dalam pembentukan Komunitas Guru Pintar saat mengerjakan program komunikasi dari klien di bidang pendidikan.

Perhatiannya bersama tim Satkaara Communication di bidang pendidikan berlanjut dengan keterlibatan dalam pembentukan Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) pada 18 Desember 2021. Di komunitas yang mewadahi para tenaga pendidik untuk berbagi inspirasi dan praktik baik di bidang  pendidikan demi mewujudkan dunia pendidikan yang lebih berkualitas ini,  Lio dipercaya memegang posisi sebagai Ketua.


Riki M. Iskandar, Koordinator Program dan Pelatihan KGSB

Lulus dari Universitas Indonesia di tahun 2016, Riki langsung mengawali karir sebagai Praktisi Humas di Satkaara Communication pada posisi Head of Media Monitoring.  Saat itu, Riki bertanggung jawab dalam berbagai laporan pemberitaan mulai dari sektor FMCG hingga Asuransi.

Sejak 2018, Riki mendalami peran baru sebagai Konsultan Komunikasi dan telah terlibat dalam berbagai perumusan serta eksekusi program dan strategi komunikasi. Berbagai program komunikasi sudah ia jalani, mulai dari industri properti, pelayaran, bursa berjangka, pasar modal, layanan digital, kesehatan, pendidikan, hingga politik.

Pengalaman dalam membangun komunitas guru bagi klien start-up pendidikan, membawa Riki menjadi salah satu pengurus di KGSB. Dengan tanggung jawab sebagai Koordinator Program dan Pelatihan di KGSB, Riki telah membantu ratusan anggota KGSB untuk mendapatkan akses ke berbagai pengetahuan baru serta keterampilan yang mampu meningkatkan kompetensi anggota sebagai pendidik.

Sebagai pengurus,  Riki berharap agar KGSB dapat terus memberikan manfaat serta inspirasi bagi para anggotanya, agar senantiasa berkembang dan bertumbuh seiring dengan bergeraknya dunia pendidikan Indonesia menuju ke arah yang lebih baik dan merata.


Alfahri Sandi Hilalliati,  Koordinator Humas dan Kerja Sama KGSB

Selepas kelulusan dari jurusan Sastra Perancis, Universitas Indonesia tahun 2014, Alfa mengawali karir kehumasan di Lotus Public Relations. Di agensi tersebut,  ia menduduki posisi sebagai  Strategic Business Unit (SBU) hingga 2016 dan terlibat dalam beberapa program. Antara lain  Foodbank of Indonesia (FOI) (2015-2016), Sarapan Sehat untuk siswa SD (2015), dan Street of Hope (2016).

Setelah itu, Alfa bergabung di Satkaara Communications sebagai Junior Consultant. Di sini, ia terlibat dalam beberapa project  antara lain dari industri e-commerce, Bursa Berjangka, bedding, asuransi, properti, hingga kecantikan.

Akhir 2021, Alfa bergabung dalam kepengurusan KGSB sebagai Koordinator Humas dan Kerja Sama. Di komunitas ini, Alfa memilik tanggungjawab dalam  pengelolaan relasi dan kolaborasi dengan beberapa Universitas, Sekolah Tinggi, Yayasan, Klinik Psikologi, dll. Alfa berharap, ke depannya KGSB akan terus berkolaborasi dengan lebih banyak pihak untuk berbagi ilmu yang bermanfaat bagi para anggotanya.


EKA SUKATNI,  Koordinator Keanggotaan KGSB

Eka memulai karir di bidang kehumasan saat magang pada tim monitoring media di Satkaara Communication pada Februari 2013. Kemudian pada bulan November 2013, secara officially  ia menjadi karyawan di Satkaara Communication dengan tanggungjawab memantau kegiatan Kemenparekraft dan properti. Selain itu ia juga bertanggungjawab dalam beberapa kegiatan PR di industri F&B, Bursa Berjangka, pasar modal, asuransi, fashion, e-commerce, kesehatan, finance, pendidikan dan properti.

Eka bergabung sebagai koordinator keanggotaan di Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) sejak Desember 2021. Ia berharap, ke depannya KGSB dapat menjangkau tenaga pendidik di seluruh Indonesia.


Kurniasih, Membership Team

Lulusan salah satu universitas di Jakarta pada 2011 ini memulai karirnya sebagai staf keuangan  di salah satu perusahaan komunikasi di Jakarta. 2012, Asih (begitu ia biasa disapa) memutuskan bergabung dengan Satkaara Communications  untuk bidang tanggungjawab yang sama, Finance dan Human Resourch (HR). Dan dalam kurun 11 tahun terakhir ini,  ia mendapat kepercayaan atas  segala aktivitas keuangan, pajak dan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan karyawan (HR) di Satkaara.

Saat Satkaara membentuk KGSB pada 18 Desember 2021,   Kurniasih menjadi salah satu team dari divisi membership Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB). Selain itu  diberi amanah atas arus keluar masuk kas, di komunitas tersebut ia juga mendapatkan tugas di bidang administrasi keanggotaan.


Satria Nur Hidayat,

Sejak sebelum menempuh bangku kuliah, Satria sangat tertarik pada dunia Public Relations (Humas). Ia merupakan insan humas muda lulusan Universitas Diponegoro program studi D4 (S.Tr) Informasi dan Humas.  Ia juga banyak berkecimpung di organisasi yang relevan untuk menunjang  perjalanan karirnya di industri kehumasan.  Antara lain di Perhumas Muda Semarang dan APPRI Young Squad serta tak ketinggalan di organisasi pers kampus.

Saat masih duduk di bangku kuliah, Satria juga menempuh perjalanan magang di beberapa agensi dan instansi untuk memperkaya bekal kehumasannya.   Yakni di IMOGEN PR, Satkaara Communications, dan Kementerian PAN-RB. 

Di Satkaara, perjalanan magang itu berlanjut dengan bergabungnya Satria sebagai  salah satu karyawan jarak jauh dari Semarang. Meski begitu, ia tidak pernah kehilangan semangat kontribusinya dalam berbagai aktivitas Satkaara. Selain berperan dalam berbagai project PR Satkaara, ia juga aktif membantu aneka kegiatan Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB).

Saat ini Satria mulai mengembangkan kepak sayapnya di bidang kepenulisan buku. Buku pertama yang tengah  ia garap adalah GPR Handbook : Praktek Efektif Hubungan Media bagi Pranata Humas dan Umum.


Librian Tri Lestari,  Desain Graphis

Wanita  yang akrab disapa dengan nama panggilan Iyang  ini memiliki passion tinggi terhadap dunia seni dan pendidikan. Ia adalah lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ)  jurusan Graphic Design dari Institut tahun 1997. Sejak masih di IKJ,  Iyang  sudah  mewarnai karirnya sebagai graphic designer dan art director di beragam institusi dan lembaga.  Mulai dari perusahaan konsultan lingkungan, di sebuah  NGO dari Swiss, Creative dan Production House, hingga Fashion Boutique.

Iyang menemukan cintanya pada dunia pendidikan ketika mendapatkan kesempatan mengajar di sebuah sekolah dasar swasta di Jakarta untuk mata pelajar Seni Budaya dan Keterampilan.  Selain itu, ia juga aktif memberikan pelatihan Batik dan Kriya yang diadakan oleh Suku Dinas  Pemprov DKI Jakarta. Di luar itu, ia juga sering diminta menjadi  pengajar di beberapa workshop yang berkaitan dengan art and craft.

Di sela-sela  kepadatan tugas-tugas grafisnya, Iyang meluangkan waktu menjadi salah satu pengurus sekaligus anggota di Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB), forum sosial yang diinisiasi Satkaara Communication. Iyang sering terlibat  sebagai pembicara dan fasilitator di kegiatan KGSB karena ia  senang berbagi (dan dibagi) praktik baik, sesuai  value yang diusung KGSB yakni Berbagi, Berdampak dan Bernilai.  

Selaras dengan kompetensinya, Iyang juga banyak berkontribusi di  Satkaara Communications dan  KGSB untuk hal-hal yang berhubungan dengan desain grafis. Di dua institusi ini, ia mendapat tangungjawab dalam pembuatan berbagai  desain dan materi promo, serta media sosial.  Dan jangan lupa, dari tangan Iyang-lah, logo KGSB  yang elegan dan kuat dalam menyampaikan pesan pendidikan itu lahir.


Nurur R Bintari, Copy Writer

Bergabung dengan Satkaara Communications sejak 2023,  penulis lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB)  dengan pengalaman jurnalistik hampir tiga dasawarsa ini sesungguhnya tidak pernah jauh dari dunia komunikasi dan kehumasan. Empat belas tahun dari perjalanan jurnalistiknya diwarnai dengan isu-isu seputar marketing communications, termasuk dari dunia Public Relations (PR).

Lebih dari itu, Nurur juga beberapa kali mengerjakan project penulisan buku bertema Public Relations. Di luar itu, ia banyak menulis dan mengedit buku-buku tentang marketing, branding, celebrity branding, bisnis dan manajemen, leaderhsip, biografi, pertambangan, sosial,  dan sebagainya.

Sebelum officially terjun di dunia PR, Nurur sudah merintis hubungan profesional dengan beberapa agensi PR. Ia memiliki pengalaman dalam penulisan pers release, company profile, corporate journey, konten untuk website, dan berbagai jasa penulisan terkait.  Selain itu, ia juga menjadi konsultan media untuk sebuah komunitas pengusaha muslim yang berkembang pesat. Sebelumnya,  ia juga sempat memegang tanggungjawab sebagai Media Manager untuk sebuah perusahaan fintech.  

Di dunia jurnalistik,  profesi kepenulisan Nurur terwarnai dengan pengalaman di berbagai media mainstream dan investigasi, baik print maupun digital. Beberapa di antaranya, Harian Berita Yudha (alm), Majalah Tempo, Majalah Agribisnis Komoditas  (alm), dan yang terlama di Majalah MIX Marcomm terbitan SWA Media Internasional.  Di tempat terakhir, ia  masih aktif menulis setiap edisi sebagai kontributor tetap.

Ketika memutuskan untuk bergabung dengan Satkaara Communications, Nurur pun terlibat dalam berbagai aktivitas Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB). Di komunitas ini, ia ikut memetik banyak manfaat dengan berbagai insights positif tentang dunia pendidikan yang bisa ia praktikan kepada anak-anaknya. Ke depan, Nurur berharap eksistensi KGSB semakin meluas untuk memberi warna positif terhadap ekosistem pendidikan di Indonesia.